Obat Ayam Ngorok dan Pilek




Ayam ngorok disebabkan oleh beberapa faktor. Bisa terjadi karena infeksi bakteri atau amoniak yang timbul dari kotoran ayam yang menumpuk.

Ayam ngorok yang ditimbulkan karena bakteri di golongkan menjadi dua jenis:

1.Penyakit CRD (Chronic Respiratory Disease)

Penyakit CRD ini disebabkan oleh bakteri M.gallisepticum, merupakan golongan dari bakteri gram negatif (-).

Berbentuk polimorfik kokoid dan tidak memiliki dinding sel sehingga bakteri ini sangat mudah mati atau pecah oleh desinfektan, panas atau sinar matahari.

Akan tetapi karena letaknya yang berada disaluran pernafasan membuat bakteri ini sulit di musnahkan hanya dengan desinfektan. 

Di perlukan perlakuan lain dengan pemberian antibiotik untuk membasmi bakteri yang berkembang di saluran pernafasan ayam.

Gejala yang muncul akibat CRD adalah,
-Ayam terlihat lesu,
-Keluar lendir dari hidung ayam.
-Terdengar suara ayam ngorok dan      kesulitan bernafas. 
-Mata radang dan berair. 
-Nafsu makan ayam menurun.

Timbulnya CRD yang menyerang saluran pernapasan, akan semakin membuka kesempatan bagi bakteri lain untuk ikut menginfeksi ayam sehingga terjadi CRD kompleks.



2.Penyakit Infectious Coryza atau Snot

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri (Haemophilus Paragallinarum) yang berkembang biak pada saluran pernafasan ayam.

Merupakan bakteri gram negatif (-), pleomorfik, non-motil, katalase-negatif, dan batang mikroaerofilik.

Bakteri tersebut bersifat anaerob fakultatif, yaitu bakteri yang dapat hidup dengan baik, dengan oksigen atau tanpa oksigen.

Gejala yang timbul akibat penyakit Infectious Coryza atau Snot adalah,

-Jika diperhatikan, ayam terdengar ngorok sulit bernafas.
-Mata sembab dan ayam beberapa kali bersin. 
-Di fase lanjut akan terlihat mata ayam bengkak membesar.
-disertai dengan adanya cairan yang keluar dari hidung mengental berwarna kuning dengan bau busuk dan amis.
-Nafsu makan ayam menurun.
-Ayam nampak lesu dan bergerombol.

Pengobatan penyakit CRD atau Coryza, dapat kita lakukan dengan pemberian antibiotik. Dengan di sertai penyemprotan kandang menggunkan cairan desinfektan Menyemprot Kandang Dengan Bayclin.

Antibiotik untuk mengatasi penyakit ini bisa melalui injeksi suntik atau sistem oral melalui air minum.

Sistem oral melalui air minum kita bisa menggunakan antibiotik:

1.Coryvit



Coryvit kapsul adalah antibiotik gabungan antara preparat sulfa dan antibiotik yang memiliki daya kerja spektrum luas.

Untuk membasmi bakteri gram positif maupun gram negatif. yang efektif untuk mengatasi infeksi bakteri pada unggas. 

KOMPOSISI: Tiap kapsul mengandung : Oxytetracycline HCL.........100 mg Neomycine...................115 mg.

 DOSIS PEMAKAIAN: 0-5 mg : 1/3 kapsul 5-10 minggu : 1/2 capsul lebih dari 10 minggu : 1 Capsul Berat badan lebih dari 3 kg : 2 capsul diberikan selama 3-5 hari beturut-turut.



2.Doxyvet




Doxyvet merupakan antibiotik berbentuk serbuk yang larut air berfungsi untuk mengatasi infeksi pernapasan. Doxyvet ampuh digunakan untuk mengatasi serangan bakteri patogen Mycoplasma gallisepticum yang menyebabkan penyakit CRD (Chronic Respiratory Disease).

Aturan Pakai:
 2 gram tiap liter air minum atau 0,4 gram tiap kg berat badan
Diberikan selama 3 hari berturut-turut.



3.Erysuprime





Serbuk Larut Air, dengan Kombinasi Erythromycin, Sulfadimethoxine dan Trimethoprim yang bekerja sinergis membasmi bakteri penyebab CRD dan Coryza.

Dengan kandungan 3 jenis antibiotik yang bersinergi tersebut erysuprime memiliki kemampuan membasmi bakteri penyebab CRD dan Coryza lebih spesifik dari bentuk gram negatif maupun positif.

Dosis: 1 gram per liter air minum selama 5 hari berturut-turut.



4.Neo Meditril


Neomeditril adalah obat berbentuk larutan yang mengandung Enrofloxacin. Suatu antibiotik derivat Fluoroquinolon yang bekerja dengan spektrum luas membasmi bakteri gram negatif (-) maupun gram positif (+). 

Daya kerjanya adalah menghambat sistem  enzim DNA gyrase pada bakteri, sehingga proses yang diperlukan untuk pembelahan inti sel bakteri terganggu sehingga proses perkembangannya dapat dibatasi. 

Neomeditril teruji efektif untuk membasmi bakteri patogen jenis Mycoplasma sp., Escherichia coli, Haemophilus paragallinarum dan Pasteurella multocida

Penggunaan antibiotik ini dengan cara dicampurkan dengan air minum ayam. 

Dengan perbandingan:
-0,5 ml tiap liter air minum diberikan pada ternam selama 3-5 hari berturut-turut.
Bila perlu, pemberian diulangi setelah 7-10 hari agar penyembuhan lebih maksimal.





Sistem Injeksi (Suntik)

Apabila penggunaan sistem oral hasilnya kurang maksimal kita bisa menggunakan antibiotik dengan sistem injeksi melalui penyuntikan intramuskular pada bagian dada atau paha ayam. 

Untuk sistem injeksi kita bisa menggunakan antibiotik Vetstrep.




Komposisi Setiap gram mengandung 50 % streptomycin dan 50 % dihydrostreptomycin.

Disuntikkan secara intramaskuler (tembus daging/otot) pada dada/paha diulang sampai maksimal 5 hari berturut-turut.

Dalam penggunaan vetstrep kita harus melarutkan dulu vetstrep dengan cairan vitamin B komplek sebelum disuntikan ke ayam.

Perbandingan nya adalah 25gram vetstrep dengan vit B komplek 100ml.

Penyuntikan bisa dilakukan pada bagian dada ayam atau paha ayam. Gunakan jarum suntik ukuran 1ml. 

Dosis:
Ayam umur 3 - 4bulan 0.5ml /hari
Ayam umur 5 bulan ke atas 1ml  /hari


Usahakan saat menyuntik untuk berhati-hati agar tidak mengenai pembuluh darah ayam.

Cara menyuntik posisikan jarum suntik miring sekitar 45derajat. Agar jarum suntik tidak menembus ke tulang. Masukkan jarum suntik sekitar setengah dari panjang jarum.






Demikian penjelasan tentang pengobatan ayam ngorok. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca di manapun berada.

Terimakasih.

Post a Comment

0 Comments